Kamis, 15 Oktober 2009
it's special day for me
ini hari spesialku! terlalu spesial untuk diisi dengan hal yang tidak membuatku tersenyum, apalagi menangis. aku tidak igin menangis. tidak untuk hari ini. aku ingin bahagia.
Selasa, 13 Oktober 2009
poem
Aku mencoba mencintaimu
Dengan segala keterbatasanku
Yang membuatku tak berdaya
Aku berusaha mengerti
Diantara ketidaktahuanku
Yang memberi sejuta keraguan
Aku mencari kata
Di dalam kebisuan
Yang tak mengandung makna
Karena engkau adalah potret
Yang menjalar disetiap sel pembuluh darahku
Jawaban dari setiap pertanyaan
Yang bergayut di kelopak mataku
Yang mengendap lalu enyah di balik pintu usang
Biarkan cinta itu
Mendamaikan gelombang resah
Dan berlabuh di lautan bathinku
Untuk mencium harum rindu dari dekat
Dengan segala keterbatasanku
Yang membuatku tak berdaya
Aku berusaha mengerti
Diantara ketidaktahuanku
Yang memberi sejuta keraguan
Aku mencari kata
Di dalam kebisuan
Yang tak mengandung makna
Karena engkau adalah potret
Yang menjalar disetiap sel pembuluh darahku
Jawaban dari setiap pertanyaan
Yang bergayut di kelopak mataku
Yang mengendap lalu enyah di balik pintu usang
Biarkan cinta itu
Mendamaikan gelombang resah
Dan berlabuh di lautan bathinku
Untuk mencium harum rindu dari dekat
Kamis, 05 Maret 2009
Body image positif
Pernah nggak kita ngerasa kalau hidup ini nggak adil banget? Ngerasa kok semua orang itu lebih, teman kita si A kok cantik banget, body-nya keren, kulitya putih mulus, si anu kok pintar banget? Si B orang yang sangat beruntung, dia cantik, pintar, tajir, dan semua orang sayang banget ama dia dan tambahan lagi dia juga punya cowok yang hampir perfect. Lalu kita terus-terusan berpikir kok bisa ya kaya gitu? kok kayaknya Cuma kita yang jelek, kurus kering dekil menderita atau gendut bulat berantakan? Kulit hitam legam nggak keurus? Muka berminyak dan jerawatan?di tambah lagi otak yang juga pas-pasan? Kok kayaknya hidup jadi nggak adil ama kita?
Hem, cobalah sedikit saja positif thinking memandang tubuh kita sendiri. Sebenarnya tidak separah itu kok. Hanya saja kita yang terlalu melebih-lebihkan. Okelah, si A memang cantik, kulitnya putih dan mulus. Tapi sebenarnya semua itu terjadi tidak begitu saja. Mari kita tinjau kembali. Kulit si A yang putih dan mulus itu bermula dari kebiasaannya yang selalu menjaga kulitnya. Ia mungkin selalu menjaga pola makan yang sehat dengan rajin mengkonsumsi sayur-sayur dan buah-buahan. Ia tidak pernah membiarkan kulitnya terjemur di bawah terik matahari dan tak pernah absen menggunakan body lotion untuk melindungi kuitnya. Di tambah pula ia selalu menyeimbangkan dengan berolahraga teratur. Dan hasil dari kesemua itu tetu saja adalah kulit yang putih bersih dan mulus, yang pada akhirnya tentu saja membuatnya terlihat menjadi lebih cantik. Begitu pula dengan si anu yang pintar. Pernah dengar tidak kalau sebenarnya kita semua di berikan Tuhan kapasitas otak yang sama? Hanya saja bagaimana kita memaksimalkan kinerjanya itu yang berbeda. Yuhuu, jadi tidak ada alasan untuk nge-judge diri kita sendiri bodoh. Si anu menjadi pintar penyebabnya simple saja, rajin belajar! Dia punya pengetahuan luas banget. Ia tahu tentang apa saja, Jawabanya juga pendek. Ya membaca! Dan juga hello! Sudah ada yang namanya internet. Kita bisa menjelajah ke penjuru dunia manapun, bisa tahu apa yang sedang terjadi di Honolulu, dan berita terbaru dari Obama di dalam gedung putihpun bisa kita tahu tanpa perlu terbang ke Amerika sono. Cukup duduk manis di depan layar computer dan dunia maya ini akan memberikan semua informasi yang sedang terjadi di setiap belahan dunia. So buat jadi pintar dan punya pengetahuan yang luas bukan hanya milik si anu, tapi milik kita semua!
See? Semuanya tidak terjadi begitu saja kan? Tampil cantik, body yang oke, pintar, pengetahuan yang luas, semua ada alasan yang bisa dipaparkan di balik itu. Setiap orang punya kesempatan yang sama untuk mewujudkannya. Jadi, positiflah memandang tubuh kita! Karena di mata Tuhan Yang Maha Esa, tidak ada yang membedakan kita satu sama lain. Hanya tingkat keimanan dan ketaqwaanlah yang membuat kita berbeda. Horeee saya oke!!
Hem, cobalah sedikit saja positif thinking memandang tubuh kita sendiri. Sebenarnya tidak separah itu kok. Hanya saja kita yang terlalu melebih-lebihkan. Okelah, si A memang cantik, kulitnya putih dan mulus. Tapi sebenarnya semua itu terjadi tidak begitu saja. Mari kita tinjau kembali. Kulit si A yang putih dan mulus itu bermula dari kebiasaannya yang selalu menjaga kulitnya. Ia mungkin selalu menjaga pola makan yang sehat dengan rajin mengkonsumsi sayur-sayur dan buah-buahan. Ia tidak pernah membiarkan kulitnya terjemur di bawah terik matahari dan tak pernah absen menggunakan body lotion untuk melindungi kuitnya. Di tambah pula ia selalu menyeimbangkan dengan berolahraga teratur. Dan hasil dari kesemua itu tetu saja adalah kulit yang putih bersih dan mulus, yang pada akhirnya tentu saja membuatnya terlihat menjadi lebih cantik. Begitu pula dengan si anu yang pintar. Pernah dengar tidak kalau sebenarnya kita semua di berikan Tuhan kapasitas otak yang sama? Hanya saja bagaimana kita memaksimalkan kinerjanya itu yang berbeda. Yuhuu, jadi tidak ada alasan untuk nge-judge diri kita sendiri bodoh. Si anu menjadi pintar penyebabnya simple saja, rajin belajar! Dia punya pengetahuan luas banget. Ia tahu tentang apa saja, Jawabanya juga pendek. Ya membaca! Dan juga hello! Sudah ada yang namanya internet. Kita bisa menjelajah ke penjuru dunia manapun, bisa tahu apa yang sedang terjadi di Honolulu, dan berita terbaru dari Obama di dalam gedung putihpun bisa kita tahu tanpa perlu terbang ke Amerika sono. Cukup duduk manis di depan layar computer dan dunia maya ini akan memberikan semua informasi yang sedang terjadi di setiap belahan dunia. So buat jadi pintar dan punya pengetahuan yang luas bukan hanya milik si anu, tapi milik kita semua!
See? Semuanya tidak terjadi begitu saja kan? Tampil cantik, body yang oke, pintar, pengetahuan yang luas, semua ada alasan yang bisa dipaparkan di balik itu. Setiap orang punya kesempatan yang sama untuk mewujudkannya. Jadi, positiflah memandang tubuh kita! Karena di mata Tuhan Yang Maha Esa, tidak ada yang membedakan kita satu sama lain. Hanya tingkat keimanan dan ketaqwaanlah yang membuat kita berbeda. Horeee saya oke!!
Langganan:
Komentar (Atom)